Sabtu, 23 Desember 2017

Seminar Media Sosial Dan Dampaknya Pada Lingkungan Di Panti Asuhan Anak “Adinda” Yayasan Sosial Budaya Sosrokartono

Para Dosen, Staff dan juga Instruktur dari Program Studi Sistem Informasi STMIK Nusa Mandiri Jakarta dalam rangka menjalankan salah satu tugas pokok Tri Darma perguruan tinggi mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan anak-anak dari Panti Asuhan “ADINDA” Yayasan Sosial Budaya Sosrokartono dengan memberikan materi kegiatan berupa Seminar Media Sosial Dan Dampaknya Pada Lingkungan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diadakan pada hari Minggu 17 Desember 2017. Para peserta begitu antusias untuk mengikuti kegiatan ini terbikti dengan kehadiran mereka yang tepat waktu.

Sosial media saat ini rata-rata di gunakan oleh masyarakat umum yang ada di Negara Indonesia ini, sosial media ini mayoritas digunakan oleh kalangan remaja dan dewasa, sampai anak-anak juga menggunakan sosial media, tidak kalah orang tua juga tidak ketinggalan gaul untuk menggunakan sosial media, sosial media mempunyai nama yang berbeda-beda, rata-rata sosial media menghubungkan orang yang berada di bumi, bukan hanya orang Indonesia berhubungan dengan orang Indonesia saja tetapi juga terjadi antar orang Indonesia dengan orang luar negeri. Penggunaan Sosial Media tidak hanya memberikan dampak positif namun juga dapat memberikan dampak negatif bagi penggunanya maupun lingkungan. Untuk itu perlunya pemberian pemahaman sejak dini kepada anak-anak tentang dampak dari media sosial itu sendiri.

Seminar ini dimulai dengan sambutan dari ibu Kepala Panti Asuhan “ADINDA” Yayasan Sosial Budaya Sosrokartono yaitu ibu Hj. Nani S Sudarmo lalu dilanjutkan dengan kata sambutan dari Ketua pelaksana ibu Mulia Rahmayu, M.Kom. Acara selanjutnya yaitu penyampaian materi oleh Bapak Agus Yulianto, M.Kom sebagai pembicara yaitu Dosen STMIK Nusa Mandiri Jakarta. Beliau menyampaikan materi seminar dengan judul seminar “Media Sosial dan Dampaknya Pada Lingkungan”.

Bapak Agus Yulianto, M.Kom menyampaikan materi secara perlahan dan sabar kepada peserta dimana peserta seminar ini adalah anak-anak yang memiliki usia yang berbeda dan tingkatan sekolah yang berbeda. Penyampaian materi dimulai dari menjelaskan pengertian tentang media sosial, ciri-ciri serta jenis dan contohnya. Penjelasan selanjutnya pembicara memaparkan data statistik pengguna internet di Indonesia berdasarkan dari usia, pekerjaan dan konten yang paling banyak dikunjungi. Penjelasan berikutnya pembicara memberikan contoh-contoh efek positif dan negatif dari media sosial. Pembicara juga memberikan tips bagaimana caranya agar terhindar dari efek negatif media sosial. Untuk menambah wawasan dan ilmu peserta pembicara memberikan pemahaman UU ITE agar bijak dalam menggunakan sosial media. Pembicara selanjutnya memberikan tips agar bijak dalam bersosial media. Dan pembahasan terakhir yaitu pembicara memberikan contoh realita dampak dari media sosial dan perubahan perilaku di masyarakat.

Selesai memberikan materi seminar, pembicara memberikan kesempatan kepada peserta pengabdian masyarakat untuk bertanya. Banyak peserta yang bertanya dengan pertanyaan yang bagus. Dengan senang hati, pembicara menjawab seluruh pertanyaan yang diberikan oleh peserta.

Acara selanjutnya ditutup dengan doa. Dan sebagai ucapan terima kasih, kami memberikan kenang-kenangan untuk Panti Asuhan “ADINDA” Yayasan Sosial Budaya Sosrokartono. Semoga kegiatan pengabdian masyarakat yang telah kami lakukan dapat bermanfaat untuk anak-anak panti. Amin..

Kamis, 09 November 2017

Winrar





Untuk agan-agan yang baru install ulang laptop atau PC , software yang pertama kali di Install pertama kalia selain Driver-driver adalah Winrar. Software ini cukup penting gan, karena biasanya kalau kita download software atau program-program biasanya file dalam bentuk Rar atau ZIP.
Sekedar informasi WinRAR adalah sebuah perangkat lunak shareware pengarsipan dan kompresi yang dibuat oleh Eugene Roshal. WinRAR dapat mengarsipkan berkas-berkas menjadi format RAR atau ZIP. Pocket RAR, sebuah versi untuk Pocket PC, tersedia secara freeware.
Fitur WinRAR diantaranya dapat mengkompresi/memadatkan berkas hingga 40% dari ukuran semula, misalnya berkas A berukuran 100 MB lalu dikompresi menggunakan WinRAR ukurannya dapat menjadi hanya 40 MB, sehingga lebih menghemat space dalam drive anda.
Untuk agan yang mau download softwarenya silakan klik disini

Rabu, 08 November 2017

Sejarah Berdirinya Liverpool FC

Hari ini saya akan menulis sebuah postingan mengenai sepakbola, mungkin agak sedkit melenceng dari tema, tapi lumayanlah sebagai bahan sharing buat temen-temen semua. Kali ini saya akan bahas mengenai sejarah salah satu klub sepakbola terbesar di inggris yaitu Liverpool FC. Kebetulan ane emang fans banget dengan klub ini. Mulai dari era Robbie Fowler sampai sekarang nggak pernah pindah jurusan, karena ane emang tipe orang setia gan. Oke lah langsung aja gan kita bahas sejarah klub ini yang dikutip dari laman Goal.com
Liverpool lahir berkat konflik yang terjadi di tubuh manajemen Everton 125 tahun silam. Secara resmi salah satu klub sepakbola terpopuler asal Inggris, Liverpool Foortball Club, berdiri pada 3 Juni 1892. Namun perdebatan terjadi, karena sejatinya klub yang kini berjuluk The Reds itu mulai dibentuk beberapa bulan sebelumnya, yakni pada 15 Maret 1892. Sejarah berusia 123 tahun itu dipelopori oleh seorang pengusaha bir lokal kota Liverpool, bernama John Houlding (1833-1902). Selain seorang pengusaha, pria yang pernah mengenyam pendidikan di Liverpool College ini juga masuk dalam jajaran direksi klub sepakbola idola kota pelabuhan, Everton Football Club.
Kala itu Everton bermarkas di Anfield dengan sistem sewa. Mereka menyewanya dari sang pemilik kompleks Anfield Ground, John Orrell. Namun kemudian ia menjualnya pada 1885, karena sudah muak dengan kebisingan yang hadir setiap kali klub menggelar matchday. Mengejutkan, karena sang pembeli adalah Houlding.
Uniknya Everton tetap dibebankan biaya sewa, sekalipun Houlding notabene merupakan bagian dari tubuh The Toffes. Lambat laun konflik dalam jajaran manajemen pun akhirnya meledak.
Diawali dengan berubahnya status Everton dari klub amatiran menjadi profesional pada 1888. Penyandang dana di klub semakin banyak, serta Anfield selalu penuh setiap kali The Blues bertanding. Menilik situasi tersebut, naluri bisnis Houlding berbicara. Ia pun menaikkan harga sewa Anfield hingga 150% pada 1890.
Meski sempat juara pada 1891, Everton akhirnya keberatan juga jika terus diwajibkan membayar biaya sewa Anfield yang besar. Protes atas keberatan itu dilayangkan, tapi Houlding bersikukuh tak akan mengubah kebijakannya. Pada akhirnya, tepat 15 Maret 1892, Houlding memutuskan keluar dari jajaran direksi Everton dan mendirikan klub sepakbola sendiri bernama Everton FC & Athletic Grounds, Ltd, atau Everton Athletic.
Namun nama itu beserta keinginan Houlding untuk mengambil alih peran Everton FC, termasuk peralatan latihan, ofisial, pemain hingga posisi liga ditolak oleh Asosiasi Sepakbola Inggris (FA). Baru pada 3 Juni 1892, Houlding mengajukan nama Liverpool Football Club untuk mengikuti liga profesional dan diterima oleh FA.
Di sisi lain, Everton akhirnya hengkang dari Anfield sebulan pasca keluarnya Houlding. Mereka lantas mendirikan stadion berjarak satu taman saja dari Anfield, bernama Godisson Park.
Dalam perkembangannya Liverpool akhirnya berdiri sebagai klub yang jauh lebih besar dari Everton. Ditilik secara prestasi, Si Merah bahkan jadi salah satu yang terbaik di Eropa dengan lima gelar Liga Champions, sebuah gelar yang bahkan tak pernah sekalipun dimenangi sang tetangga.
Sedangkan pertemuan kedua tim sendiri kini dikenal sebagai derby Merseyside, merujuk nama sungai (Mersey) di kota pelabuhan kedua tim berasal, Liverpool.

Selasa, 10 Oktober 2017

Rancang Bangun Sistem Informasi Penerimaan Siswa Baru Pada SMP Yanuri Jakarta


Simposium Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (SIMNASIPTEK) 2017 “Perkembangan Iptek Dan Inovasi Terbaru Untuk Kemajuan Dan Daya Saing Bangsa” ISBN: 978-602-61268-4-9 Link Jurnal: disini

Senin, 25 September 2017

Aplikasi Knowledge Sharing untuk Kegiatan Marketing Berbasis Android di PT. Maha Global Persada Jakarta

Jurnal Teknik Informatika STMIK Antar Bangsa ISSN: 2442-2444 Link Jurnal: disini

Rabu, 09 Agustus 2017

Penyuluhan Pemanfaatan Marketplace Pada Media Sosial Kepada Ibu-Ibu PKK RW 06 Cengkareng Timur Jakarta Barat

Perkembangan internet yang semakin pesat membawa dampak yang sangat signifikan bagi kehidupan manusia. Perkembangan tersebut merambah berbagai bidang kehidupan manusia termasuk dalam sistem penjualan, atau yang kita sebut dengan Istilah e-commerce. Penjualan online (e-commerce) semakin populer seiring dengan berkembangnya teknologi informasi. Dari e-commerce inilah muncul istilah marketplace. Marketplace adalah sebuah lokasi jual beli produk dimana seller dan juga konsumen bertemu di suatu tempat. Seller akan menjual barangnya dilapak yang sudah disediakan oleh e-commerce dengan konsep marketplace. Barang yang dijual marketplace tersebut kemudian akan diiklankan oleh pihak e-commerce untuk mendapatkan konsumen yang potensial. Kesuksesan e-commerce dengan konsep marketplace ini ditentukan oleh banyaknya jumlah seller dan juga konsumen tang bergabung di website e-commerce tersebut.

Pada seminar internet sehat dan etika sosial media ini seluruh pesertanya adalah ibu-ibu PKK RW 06 Kecamatan Cengkareng Timur Jakarta Barat. Alasan pemilihan ibu-ibu PKK dalam peserta pengabdian ini adalah karena pangsa pasar dalam penjualan adalah mayoritas dari kalangan ibu-ibu. Disamping itu kegiatan para ibu-ibu PKK yang mayoritas adalah ibu rumah tangga memungkinkan mereka memiliki waktu luang untuk melakukan aktifitas di marketplace, dan menambah penghasilan di bidang ini.
Di awal penyuluhan, pembicara memaparkan perkembangan marketplace yang semakin berkembang. Penulisa juga menjelaskan contoh-contoh marketplace yang populer di indonesia, bagaimana cara membuka toko di marketplace, manfaat dari sistem penjualan dengan marketplace, dan tips berdagang di marketplace.
Dengan adanya penyuluhan pemanfaatan marketplace ini diharapkan para ibu-ibu PKK mampu memanfaatkan teknlogi berupa marketplace ini untuk bisa menambah penghasilan mereka dan mampu menjadi ibu-ibu yang produktif serta ibu-ibu yang bisa mengikuti perkembangan teknologi.[Maruloh]

Senin, 17 Juli 2017

Seminar Pemanfaatan E-Commerce Dalam Meningkatkan Pendapatan Tambahan Bagi Ibu Rumah Tangga

Kemajuan di bidang teknologi, komputer, dan telekomunikasi mendukung perkembangan teknologi internet. Dengan internet pelaku bisnis tidak lagi mengalami kesulitan dalam memperoleh informasi apapun, untuk menunjang aktivitas bisnisnya, bahkan sekarang cenderung dapat diperoleh berbagai macam informasi, sehingga informasi harus disaring untuk mendapatkan informasi yang tepat dan relevan. E-commerce memberikan pilihan kepada produsen tentang jenis usaha dan skala usaha yang akan dikembangkan. Dengan mengimplementasikan teknologi informasi e-commerce, produsen dapat memilih untuk mengembangkan target pasar kepada pasar global atau hanya fokus terhadap segmen pasar tertentu. Bagi usaha kecil dan menengah, dengan menggunakan e-commerce dapat menawarkan.
Pada seminar pemanfaatan e-commerce dalam meningkatkan pendapatan tambahan bagi ibu rumah tangga ini seluruh pesertanya adalah ibu-ibu PKK yang ada di lingkungan Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA) Kalideres. Karena ibu-ibu tersebut tidak berpenghasilan rutin maka dapat mendorong dan menjadikan peluang usaha untuk ibu PKK dalam meningkatkan pendapatan tambahan. Dengan memberikan pandangan dalam pemanfaatan teknologi untuk berjualan online serta memanfaatkan beberapa aplikasi e-commerce dan juga media sosial. 
Di awal seminar, pembicara memaparkan perkembangan media sosial dalam internet saat ini. Kemudian dijelaskan juga mengenai para pengguna yang dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan menciptakan isi antara lain blog, jejaring sosial, wiki, forum, dan dunia virtual. Semua itu merupakan bentuk media sosial paling umum yang digunakan oleh masyarakat diseluruh dunia. Selain itu pembicara memaparkan tentang marketplace. Dimana seller akan menjual barangnya dilapak yang sudah disediakan oleh e-commerce dengan konsep marketplace. Barang yang dijual marketplace tersebut akan diiklankan oleh pihak e-commerce untuk mendapatkan konsumen yang potensial. Kemudian dijelaskan pula bahwa kesuksesan e-commerce dengan konsep marketplace ini ditentukan oleh banyaknya jumlah seller dan juga konsumen yang bergabung di website e-commerce tersebut. E-commerce dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis dan sistem pengumpulan data otomatis. 
Dijelaskan juga untuk mendapatkan lapak berjualan seorang seller tidak dibebankan biaya sewa. Hal tersebut menyebabkan banyak orang yang mendaftar untuk melakukan jual beli di e-commerce. Pihak e-commerce pun mendapatkan keuntungan dari pihak seller dengan memanfaatkan iklan premium. Oleh karena itu seseorang yang terlibat dalam e-commerce marketplace harus pandai-pandai mengiklankan marketplacenya dengan menggunakan media sosial lain. Beberapa marketplace juga dijelaskan disini salah satunya adalah Tokopedia. Sejak diluncurkan sampai hingga ankhir 2015, layanan dasar Tokopedia bisa digunakan oleh semua orang secara gratis. Yang lebih menarik disini adalah mendatangkan narasumber sebagai pelaku e-commerce marketplace disalah satu marketplace yang sudah popular di Indonesia. Sehingga para peserta dapat bertanya secara langsung kepada narasumber mulai dari penyetokan barang yang dijual, dana penjualan dari dropship, ongkos kirim dan lain sebagainya. Dan kemudian sebagai penutup seminar, pembicara mempraktekan langsung kepada para peserta seminar cara membuka lapak jual di salah satu marketplace yang popular di Indonesia.

Rabu, 17 Mei 2017

Training Of Trainer (ToT) Database Design And Programming With Sql Oracle Academy

ORACLE adalah perusahaan piranti lunak enterprise terbesar di dunia yang menyediakan piranti lunak enterprise kepada perusahaan dan organisasi terbesar dan paling sukses di dunia. Oracle menyediakan produk-produk database, aplication server collaboration selain enterprise business aplications dan perangkat aplication development. Oracle adalah perusahaan piranti lunak pertama yang mengembangkan dan 100% menggunakan piranti lunak enterprise diatas Internet diseluruh lini produknya. Sejak diluncurkannya database relational pertama di dunia pada tahun 1977, Oracle telah menjadi bagian penting dalam revolusi teknologi yang secara nyata mengubah bisnis modern. PT. Oracle Indonesia adalah anak perusahaan dari Oracle Corporation, yang didirikan pada tahun 1995.
Oracle Academy adalah sebuah institusi pendidikan yang bergerak dibidang piranti lunak dengan produk database dan programming, yang kantornya berpusat di Redwood City California dan membuka kerja sama dengan berbagai institusi pendidikan formal maupun non-formal dengan harapan mampu menyediakan SDM yang memiliki kompetensi database dan programming berbasis Oracle.
Oracle Academy Merupakan program non profit dari Oracle yang memberikan pelatihan kepada membernya. Pelatihan yang ada mencakup Database design and database programming with SQL, Database programming with PL/SQL, Java Fundamentals, Java Programming, dan Java Fundamentals and Java Programming. Dalam rangka meningkatkan kompetensi membernya dalam hal database dan program dengan SQL, maka Oracle Academy bekerja sama dengan APTIKOM mengadakan Training Of Trainner (ToT) Database design and database programming with SQL kepada seluruh member termasuk STMIK Nusa Mandiri yang merupakan member dari Oracle Academy.
Trainning of Trainner (ToT) Database Design and Programing With SQL dengan trainner Bpk Yuda Munarko membahas tentang 2 materi, yaitu: 
  1. Database Design (Hari pertama dan kedua)
  2. Programming With SQL (Hari ketiga keempat dan kelima)
Kegiatan Trainning of Trainner (ToT) ini merupakan kegiatan yang sangat baik dan bermanfaat, tidak hanya bagi dosen tapi juga bagi mahasiswa. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, mampu meningkatkan kemampuan dosen terutama dalam hal penguasaan database design dan programming with SQL. Sehingga kedepannya mampu menghasilkan lulusan yang kompeten dalam bidang database dan SQL

Jumat, 24 Februari 2017

Ekspresi diri di Jejaring Sosial, Antara Kebebasan dan Kebablasan

Tidak dipungkiri lagi kemajuan teknologi dan informasi membuat kita semakin mudah dan cepat dalam mengakses informasi. Internet merupakan salah satu hasil dari kemajuan teknologi. Di era modern seperti sekarang ini, peranan internet tidak pernah lepas dari berbagai aktifitas manusia, baik belajar, bekerja, atau untuk mencari informasi. Dengan adanya internet dunia seakan dekat dengan kita. Kejadian yang terjadi di belahan dunia, dapat kita lihat pada hari itu juga. Dahulu orang berkirim surat melalui pos, kini bisa melalui email atau chatting. Dahulu orang berbelanja secara langsung, kini dengan internet bisa menggunakan ecommerce. Dengan adanya internet memudahkan manusia untuk beraktifitas. Di Indonesia sendiri pengguna internet sampai dengan Mei 2014 mencapai 82 juta orang. Sebuah angka yang cukup fantastis yang menempatkan Indonesia di peringkat ke-8 dunia sebagai pengguna internet. Dari jumlah pengguna internet tersebut, 80 persen di antaranya adalah remaja berusia 15-19 tahun (sumber data:kominfo.go.id).
Dampak dari banyaknya pengguna internet adalah munculnya situs-situs jejaring sosial, seperti facebook, twitter, insagram, google+, dan masih banyak lagi yang lainnya. Menurut kominfo dalam hal pengguna facebook, Indonesia di peringkat ke-4 besar dunia. Awalnya situs jejaring sosial seperti facebook digunakan untuk berkomunikasi antar mahasiswa. Namun seiring perkembangannya fungsinya semakin kompleks seperti memperluas jaringan pertemanan, menjadi media promosi, dan sarana berbagi karya serta mengekspresikan diri.
Namun layaknya 2 mata pisau situs jejaring sosia pun bisa menimbulkan keresahan jika tidak digunakan secara bijak. Dalam hal ini penulis mengkhususkan dalam hal mengekspresikan diri. Sebagian besar situs jejaring sosial digunakan untuk mengekspresikan diri. Bahkan menurut Dra Rose Mini, Msi, Generasi muda lebih suka ungkap mood di jejaring sosial. Mereka cenderung memiliki mood yang selalu berubah selama 45 menit. Sehingga wajar kalau mereka sangat berpotensi untuk mengekspresikan diri sangat ekspresif.
Lalu apakah salah jika kita mengekspresikan diri lewat jejaring sosial? Bukankah mengekpresikan diri itu adalah hak asasi kita? Tidak, jika memang apa yang kita ekspresikan positif dan tidak merugikan orang lain. Namun kenyataanya tidak semua ekspresi yang ditunjukkan pengguna jejaring sosial positif, namun justru ada beberapa yang berisi hinaan atau perasaan tidak puas diri. Di Indonesia kita punya Undang-Undang ITE yang menerangkan tentang aturan-aturan dalam Informasi dan Transaksi Elektronik. Setiap kegiatan kita di dunia maya diatur oleh payung hukum ini. Setiap pelanggar hukum di dunia maya bisa dijerat oleh undang-undang ini. Contoh masalah penghinaan Dalam ketentuan Pasal 27 ayat (3) UU ITE yang menyatakan: Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik.
Sudah banyak kasus mengekspresikan diri yang berujung jeratan UU ITE. Seperti kasus Farhat Abbas yang menyerang etnis tertentu melalui akun twitternya yang kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian oleh Anton Medan. Kemudian kasus Denny Indrayana yang berkicau di jejaring sosial yang dianggap menghina Advocat akhirnya dilaporkan oleh OC Kaligis atas pencemaran nama baik dan penghinaan. Terakhir adalah kasus Florence sihombing yang dianggap menghina warga Yogya melalui akun path nya. Mahasiswa Pasca Sarjana UGM ini dilaporkan oleh beberapa LSM atas kasus penghinaan. Dan masih banyak lagi kasus – kasus ekspresi diri di jejaring sosial yang berujung pidana.
Atas kejadian yang banyak terjadi di jejaring sosial belakangan ini, sudah seharusnya kita bisa bijak menggunakan jejaring sosial terutama dalam hal mengekspresikan diri kita baik lewat gambar, video, atau tulisan. Sebelum kita mengekpresikan diri baik lewat kicauan maupun status pikirkan terlebih dahulu, apakah tulisan kita bisa membuat orang lain atau pihak-pihak lain merasa terganggu dengan apa yang kita tulis. Selain itu jika kita dalam keadaan marah atau merasa tidak puas dengan suatu hal, hindari jejaring sosial karena saat itu kita dalam keadaan emosi yang tidak stabil dan sulit berpikir jernih. Selain itu kita juga harus tahu etika dalam berkomunikasi di jejaring sosial. Jadilah pengguna jejaring sosial yang beretika. Silakan nikmati kebebasan ekspresi anda tapi jangan sampai kebablasan. Ingat anda bebas mengekspresikan diri karena itu adalah hak asasi anda. Tapi jangan lupa hak asasi anda di atur oleh sebuah peraturan yang kita sebut UU ITE [Maruloh]

Kamis, 23 Februari 2017

Seminar Internet Sehat Dan Etika Sosial Media Sebagai Pengabdian Nusa Mandiri Dalam Menyiapkan Generasi Muda Yang Berkarakter Dan Beretika

Perkembangan internet yang semakin pesat membawa dampak yang sangat signifikan bagikehidupan manusia. Namun layaknya mata pisau, perkembangan internet bisa berdampak positif bagi kehidupan manusia, bisa juga berdampak negatif. Semua bergantung bagaimana teknologi ini dipergunakan. Begitupun dengan media sosial. Berkembangnya aplikasi media sosial seperti BBM, WhatsApp, Line, dan lain-lain, semakin memudahkan orang untuk saling berinteraksi dan terhubung. Oleh karena itu diperlukan aturan dalam menggunakannya. Sehingga tidak muncul permasalahan dikemudian hari yang menyebabkan kerugian bagi pengguna media sosial itu sendiri.
Pada seminar internet sehat dan etika sosial media ini seluruh pesertanya adalah ibu-ibu Pengelola Ruang Publik Terbuka Ramah Anak (RPTRA) Kalideres. Tentu bukan tanpa alasan mengapa ibu-ibu Pengelola RPTRA yang menjadi peserta. Karena orang tua dalam hal ini seorang ibu merupakan pengawas anak, yang secara langsung dapat memantau aktifitas anak. Oleh karena itu informasi mengenai tata cara penggunaan internet yang baik, dan beretika yang santun di media sosial.
Di awal seminar, pembicara memaparkan perkembangan internet di Indonesia sampai dengan Januari 2016 yang mencapai 88,1 juta pengguna aktif internet. Kemudian juga perkembangan sosial yang paling sering digunakan di Indonesia. Kemudian dijelaskan juga mengenai manfaat internet, mulai dari media hiburan, sumber informasi sampai dengan fasilitas untuk belanja. Semua bisa dilakukan dengan adanya internet. Internet pun memiliki dampak negative yang tidak sedikit, seperti banyaknya konten-konten porno, konten SARA yang bisa menyebabkan kebencian, perjudian online, penipuan dan lain-lain. Semua kejahatan di dunia internet di atas disebut dengan “cyber Crime”. Untuk mengetahui batasan cyber crime tersebut dijelaskan Undang Undang dan peraturan pemerintah, sehingga diharapkan orang tua mengetahui dan dapat menyampaikan kepada anak-anak mereka agar tidak melakukan hal yang masuk ke dalam kejahatan cyber.
Yang tidak kalah penting adalah mengenai etika dalam berinternet, seperti gunakan ejaan yang benar, menghindari Caps Lock ketika melakukan percakapan, menagatakan yang sebenarnya, tidak memberikan informasi yang menyesatkan di internet, karena bisa menyebabkan permasalahan dan keresahan di masyarakat, jangan memposting sesuatu yang menimbulkan perdebatan, serta tidak mengirim email, SMS, atau BBM ditengah malam.
Untuk menghindari konten-konten negatif yang bisa diakses oleh anak, maka orang tua bisa menggunakan software parental, atau menggunakan browser yang aman seperti Safe Browser untuk Hand Phone. Diakhir seminar, ibu-ibu PKK diperlihatkan video Dampak negatif dari video porno bagi perkembangan otak anak, dan juga video mengenai penggunaan laptop atau computer yang baik untuk kesehatan [Maruloh]

Senin, 09 Januari 2017

Penerapan Prototype Knowledge Sharing Kegiatan Marketing Berbasis Smartphone Android Pada PT. Maha Global


Konferensi Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komputer Tahun 2016 "Peran Dosen Dalam Kegiatan Keilmuan Untuk Menunjang Kinerja Perguruan Tinggi" ISBN: 978-602-72850-3-3 Link Jurnal: disini

Senin, 02 Januari 2017

SNIPTEK 2016:“Peran Dosen Dalam Kegiatan Keilmuan Untuk Menunjang Kinerja Perguruan Tinggi”

Seminar Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komputer (SNIPTEK) 2016 merupakan pertemuan ilmiah tingkat nasional, yang dihadiri oleh para peneliti dengan menunjukan hasil penelitian terbaru mereka, serta mendiskusikan. SNIPTEK ini diadakan untuk menumbuh kembangkan budaya menulis ilmiah, meningkatkan kegiatan penelitian dikalangan akademisi ataupun profesionalisme dibidangnya masing-masing.



Dosen merupakan kompunen terpenting dialam perguruan tinggi. Keberadaan dosen
menjadi sangat penting terkait dengan peran, tugas, dan tanggungjawab, sebagai tenaga untuk mewujudkan tujuan Pendidikan Nasional. Untuk menuju tujuan pendidikan nasional tersebut diperlukan Dosen yang Profesional, hal tersebut sesuai dengan UU No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, dimana dosen dinyatakan sebagai pendidik profesional dan ilmuwan dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan, dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat (Bab 1 Pasal 1 ayat 2).